KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri kawasan hulu Aceh Tamiang dan mendatangi salah satu perkebunan sawit.
Dipo juga masuk ke area perkebunan dan bertemu sejumlah pekerja untuk menggali aktivitas di perkebunan sawit. Lalu seberapa masif alih fungsi hutan yang terjadi di wilayah hulu Aceh Tamiang?
Analisis tim jurnalisme data Kompas mengungkap hal mengejutkan. Sejak tahun 1990 hingga tahun 2024, hilangnya hutan di tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mencapai luas 1,2 juta hektare, setara dengan dua kali luas Pulau Bali. Penyusutan hutan tersebut mayoritas beralih fungsi menjadi perkebunan sawit.
Di Aceh, pada tahun 1990, luasan hutan mencapai 2.963.674 hektare. Angka ini turun menjadi 2.463.270 hektare pada tahun 2024.
Di Sumatera Utara, pada tahun 1990, luasan hutan mencapai 2.963.674 hektare. Luas tersebut menyusut menjadi 2.463.270 hektare pada tahun 2024.
Sementara di Sumatera Barat, pada tahun 1990, luasan hutan tercatat 2.754.954 hektare. Pada tahun 2024, hutan yang tersisa tinggal 2.400.294 hektare.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/XrU__Yt4gEE?si=5mpmH7gCWSkMONdc
#banjir #aceh #sumatera
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/637729/penelusuran-perkebunan-sawit-di-aceh-tamiang-siapa-pemiliknya-dipo-investigasi