Pemerintah Dikritik Lambat Tangani Banjir Sumatera, Stafsus KSP Janji Percepatan | ROSI

KompasTV 2025-12-13

Views 25

JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah terjadi lebih dari 16 hari lalu.

Bantuan yang belum merata, jalur yang masih terputus, hingga munculnya masalah kesehatan membuat publik mempertanyakan kemampuan pemerintah dalam merespons kondisi darurat ini.

Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono, mengakui banyak kendala di lapangan. Kondisi geografis membuat akses distribusi bantuan tersendat.

"Banyak kendala di lapangan, ada kondisi geografis yang sulit untuk aparat pemerintah untuk menyalurkan bantuan itu ada. Tetapi bukan berarti itu membuat pemerintah menyerah, bukan berarti membuat aparat kita itu menjadi tidak berdaya. Kami terus memberdayakan diri, kami terus berusaha seoptimal mungkin dan semaksimal mungkin," katanya.

Sorotan juga disampaikan kreator konten Sherly Annavita, yang mengunggah kondisi lapangan lewat media sosialnya. Sherly menilai keterlambatan pemulihan berpotensi menyebabkan korban meninggal bukan semata karena bencana, tetapi karena kelaparan.

Ia menilai pemerintah perlu benar-benar berdiri di posisi rakyat, terutama para korban, baik dalam tindakan maupun ucapan. Sherly menegaskan bahwa permintaan maaf penting, tetapi tidak cukup.

Sementara itu, pemerintah terus mempercepat pembukaan akses dan penyaluran bantuan, terutama ke wilayah yang masih terisolasi.



Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/gpfCUD4N9m8?si=MJC44UO2FnPcsGGq



#banjir #aceh #sumatera

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/637198/pemerintah-dikritik-lambat-tangani-banjir-sumatera-stafsus-ksp-janji-percepatan-rosi

Share This Video


Download

  
Report form